Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran Disambut Antusias, Warga Doakan Pengantin

Kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran Disambut Antusias, Warga Doakan Pengantin
Pengantin G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo (Gusti Sura) dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian menaiki Kereta Glass Landauer saat mengikuti kirab pengantin melintas di Pamedan Mangkunegaran, Solo, Sabtu (7/11/2026). Gusti Sura dan Adimas Rosdian diarak oleh ratusan abdi dalem serta berbagai pertunjukan seni dengan rute mulai Regol Selatan, Jl. Ronggowarsito, Jl. Gajah Mada, Jl. Slamet Riyadi, Gladak, dan kembali ke Pura Mangkunegaran menggunakan Kereta Glass Landauer. (Daerah/J Howi Widodo).

Swararaya.com, SOLO — Pasangan G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian atau Kanjeng Dimas mengikuti kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran di Solo, Sabtu (7/11/2026) sore.

Keduanya menaiki kereta Glass Landauer, koleksi Pura Mangkunegaran, yang ditarik empat kuda. Pantauan Espos, rombongan kirab diiringi barisan paling depan grup marching band Tentara Nasional Indonesia (TNI), disusul Legiun Mangkunegaran.

Di barisan berikutnya terdapat para prajurit Pura Mangkunegaran, termasuk pasukan berkuda. Kedua mempelai yang duduk di kereta kuda berada di urutan paling belakang.

Rombongan kirab berangkat dari Regol Selatan setelah diberangkatkan oleh S.I.J. K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X. Begitu rombongan keluar dari kawasan Mangkunegaran, warga menyambut dengan antusias.

Warga bersorak dan menyapa kedua mempelai. Salah satu warga Colomadu, Karanganyar, Lusia Yudaningtyas, mengaku sengaja datang sendiri untuk menyaksikan kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran.

“Iya ini sengaja datang sendiri dari Colomadu karena ingin menyaksikan kirab Gusti Sura. Ya rasanya terharu, ikut senang,” tutur dia sembari menahan haru.

Lusia mendoakan pasangan Gusti Sura dan Adimas selalu berbahagia dan rukun hingga tua nanti. Dia juga berharap keduanya segera dikaruniai momongan.

“Ya doanya semoga berbahagia selalu, rukun, sampai kakek nenek. Semoga cepat dapat momongan juga,” ungkap dia.

Penuturan senada disampaikan Intan, 25, asal Banjarnegara. Perempuan yang sudah menetap di Solo beberapa waktu terakhir itu mengaku merinding melihat rombongan kirab Dhaup Ageng Mangkunegaran. Menurut dia, prosesi kirab cukup menarik perhatian warga Solo.

“Acaranya seru ya, ada bagi-bagi voucher, suvenir, juga kirab. Tadi lihat kirab rasanya merinding. Gusti Sura nya tampak cantik, suaminya juga gagah,” tutur dia.

Intan mendoakan pasangan Gusti Sura dan Adimas bisa langgeng dan bahagia hingga tua nanti.

“Semoga Samawa dan bisa menjalin kehidupan indah berdua, bahagia dan langgeng,” harap dia.

Adapun rute kirab dimulai dari Regol Selatan, kemudian melintasi Jl. Ronggowarsito, Jl. Gajahmada, Jl. Slamet Riyadi, Bundaran Gladak, kembali ke Jl. Ronggowarsito, dan berakhir di Regol Selatan.

Sepanjang rute kirab terdapat beberapa titik pemeriksaan (check point/CP) yang menyajikan pertunjukan seni. Masyarakat yang hadir di Pura Mangkunegaran pada Sabtu malam juga bisa menikmati Pesta Rakyat di Pamedan Mangkunegaran.

Pesta rakyat tersebut menghadirkan puluhan stan kuliner atau usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), panggung kesenian, serta panggung pentas wayang kulit.

(Kurniawan)

Leave a Reply