Puluhan Ribu Santri dan Alumni Gontor Sujud Syukur Sambut Satu Abad

Puluhan Ribu Santri dan Alumni Gontor Sujud Syukur Sambut Satu Abad
Ribuan santri dan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor saat sujud syukur dalam rangka peringatan 100 tahun PMDG di Masjid Jami' setempat, Jumat (18/9/2026) petang. (Espos.id/Imam Mustajab)

Swararaya.com, PONOROGO — Puluhan ribu santri dan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ponorogo, menggelar sujud syukur di Masjid Jami’ PMDG, Kecamatan Mlarak, Jumat (18/9/2026) petang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu abad Pondok Gontor yang rencananya akan dihadiri langsung Presiden RI Prabowo Subianto.

Juru Bicara Panitia 100 Tahun PMDG, Riza Azhari, mengatakan kegiatan sujud syukur diikuti puluhan ribu peserta dari berbagai daerah, termasuk alumni yang datang dari luar negeri.

Sujud syukur dilaksanakan seusai salat Magrib. Ribuan santri dari seluruh kampus PMDG bersama alumni dan keluarga besar pondok memadati kawasan pondok untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan khataman dan sujud syukur yang diikuti puluhan ribu orang. Mereka berasal dari seluruh kampus Pondok Modern Darussalam Gontor, pondok pesantren alumni, dan para alumni,” ujarnya.

Menurut dia, jumlah alumni yang hadir dalam rangkaian kegiatan tersebut mencapai belasan ribu orang. Jumlah itu jauh lebih banyak dibandingkan perkiraan awal panitia.

“Alumni yang awalnya kami perkirakan sekitar 3.000 orang, ternyata karena antusiasmenya sangat tinggi, yang hadir sudah belasan ribu,” ujarnya.

Panitia kemudian menyiapkan sejumlah titik untuk menampung para alumni yang datang mengikuti rangkaian kegiatan peringatan 100 tahun Gontor.

Riza menyebut para alumni yang hadir tidak hanya berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Sejumlah alumni dari luar negeri juga turut berdatangan untuk mengikuti momentum satu abad Pondok Gontor.

“Tidak hanya dari Indonesia, tetapi dari luar negeri juga hadir. Seluruh santri dan alumni Gontor, termasuk dari pondok-pondok pesantren di luar negeri, ikut dalam kegiatan ini,” jelasnya.

Dia menambahkan pemilihan Jumat sebagai waktu pelaksanaan sujud syukur merupakan hasil ijtihad para kiai. Jumat dinilai sebagai hari yang baik sehingga kegiatan tersebut diharapkan membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar Gontor.

“Berdasarkan ijtihad para kiai, Jumat merupakan hari yang baik. Kami mencari keberkahan dari hari tersebut sehingga sujud syukur dilaksanakan pada Jumat,” kata dia.

Rangkaian peringatan satu abad Pondok Gontor masih berlanjut dengan sejumlah agenda yang telah disiapkan panitia. Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan hadir dalam rangkaian puncak peringatan 100 tahun tersebut.

Leave a Reply