Swararaya.com, KLATEN – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Klaten menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) tahun 2026 di ruang rapat Badan Anggaran DPRD Klaten, Sabtu (18/4/2026). Dari Muskab itu, Much Nasir kembali terpilih sebagai ketua IPSI 2026-2030.
Selain dari berbagai perguruan silat, Muskab dihadiri KONI Klaten serta IPSI Jawa Tengah. Kegiatan itu menjadi momentum penting evaluasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan ke depan.
Ketua Umum KONI Klaten, Parwanto, memberikan apresiasi tinggi kepada IPSI Klaten. Dia menilai IPSI Klaten tidak hanya berhasil membina pesilat-pesilat tangguh, tetapi juga menunjukkan tata kelola organisasi yang sehat.
“IPSI Klaten sudah tidak diragukan lagi dalam prestasi pencak silat dan menjadi salah satu andalan KONI Klaten dalam berbagai ajang kejuaraan, termasuk Porprov Jawa Tengah,” ujar Parwanto berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Espos, Minggu.
Mewakili Ketua Umum, Ketua Harian Pengurus Provinsi IPSI Jawa Tengah, Darmadi, menyampaikan kebanggaannya terhadap capaian pembinaan atlet IPSI Klaten yang telah berkontribusi hingga tingkat internasional.
Dia menyoroti prestasi dua pesilat asal Klaten yang berhasil menjadi juara dunia. Jika sebelumnya ada Khoirudin Mustakim dari Persinas ASAD, kini ada generasi selanjutnya yakni Azka Shahia Altha Faliha dari Perguruan Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang meraih gelar juara dunia remaja pada World Championship di Abu Dhabi.
“Ini bukan kebetulan, tetapi hasil dari proses pembinaan yang baik di tingkat perguruan serta peran IPSI sebagai organisasi yang mampu menciptakan suasana yang guyub, rukun, aman, dan kompetitif,” tegas Darmadi.
Dia juga mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto dalam Munas XVI IPSI tahun 2026 pada 10-11 April 2026 lalu di Jakarta. Pada momentum tersebut, Darmadi menegaskan pencak silat harus menjadi identitas bangsa Indonesia yang besar dan mendunia.
Menuju Pentas Dunia
Ketua Steering Committee Muskab, Tonang Juniarta, menyampaikan Muskab merupakan forum tertinggi organisasi IPSI di tingkat kabupaten. Forum ini bertujuan untuk menilai dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2022-2026, memilih ketua umum masa bakti 2026-2030, serta menetapkan arah kebijakan organisasi ke depan.
Muskab yang mengusung tema Pencak Silat Klaten dari Klaten Menuju Pentas Dunia diikuti oleh 20 perguruan yang memiliki hak suara. Dalam suasana yang penuh keakraban dan kebersamaan, Muskab menetapkan kembali Much Nasir sebagai Ketua Umum IPSI Kabupaten Klaten masa bakti 2026-2030 secara aklamasi.
Dalam sambutannya, Much Nasir menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan. Ia mengakui amanah tersebut bukan hal yang ringan, mengingat tingginya harapan terhadap prestasi pencak silat Klaten.
“Pencak Silat Klaten dari Klaten menuju pentas dunia menjadi tantangan kita bersama. Sejarah telah membuktikan bahwa kita mampu mencapai prestasi internasional dengan kerja keras dan sinergi seluruh stakeholder IPSI Klaten,” ungkapnya.
Dia juga menegaskan potensi besar yang dimiliki IPSI Klaten, dengan 20 perguruan aktif, menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan daerah bersama Pemerintah Kabupaten Klaten menuju masyarakat yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Muskab IPSI Klaten 2026 menjadi bukti konsistensi organisasi dalam menjaga tata kelola yang sehat sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan pencak silat sebagai olahraga prestasi dan warisan budaya bangsa.

Leave a Reply